Sunday, 12 April 2015

Tips Cara Mengoptimalkan Kamera Handphone


Cara Mengoptimalkan Kamera Handphone – Camera Optimal Phone

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :
1. Cahaya
Menangkap gambar dalam situasi terang, mana cahaya lain datang, seperti dari matahari akan menjadi bantuan yang baik untuk memiliki foto kualitas yang lebih baik.
2. Lokasi
Sebagai handphone kamera tidak dilengkapi dengan optimal berkualitas tinggi zoom, mencoba untuk mendapatkan lebih dekat dengan objek yang ingin Anda ambil. Jaga jarak sampai Anda mendapatkan gambar terbaik (tidak begitu kabur).
3. Latar belakang
Hindari latar belakang yang begitu gelap atau terlalu terang karena kondisi tersebut akan mempengaruhi kualitas gambar Anda.
4. Resolusi
Gunakan resolusi tertinggi untuk gambar terbaik. Mungkin Anda akan melihat ada perbedaan jika Anda melihat gambar Anda melalui handphone Anda, tapi nanti jika Anda melihat mereka di komputer, gambar dengan resolusi tinggi akan terlihat lebih baik.
5. Zoom
Jangan gunakan zoom digital jika tidak begitu darurat karena digital zoom akan menurunkan kualitas gambar yang telah Anda. Zoom digital hanya semacam manipulasi gambar jadi bijaksana dalam menggunakannya.
6. Sudut
Pindah dari satu sudut yang lain untuk mendapatkan gambar terbaik, memaksimalkan kapasitas memori eksternal Anda untuk menjaga gambar Anda.
7. Memori
Banyak ponsel sangat terbatas kenangan internal, sehingga menggunakan memori eksternal akan memberikan Anda menempatkan maksimal untuk menyimpan gambar yang baik. Hal ini juga menghindari Anda dari “menghancurkan” sistem ponsel Anda karena file overload di dalamnya.
8. Lensa
Karena kamera handphone tidak selalu dilengkapi dengan penutup lensa, selalu membersihkan lensa Anda sebelum menggunakannya. Bersihkan lensa akan membawa Anda ke gambar kualitas yang lebih baik.
9. Kemantapan
Tetap mantap dalam menangkap gambar adalah cara lain untuk mendapatkan foto yang lebih baik. bergerak sedikit Anda akan menghasilkan gambar buram.
10. Percetakan Opsi
Foto yang diambil dari kamera handphone dapat dicetak dengan kualitas maksimal jika Anda menyesuaikan ukuran cetakan dengan resolusi gambar.
Sekarang bersiaplah untuk ambil gambar sambil bergaya bak artis beken….sip kaaan…

Memahami Teknik Panning

Belajar Teknik Panning Dengan Kamera Handphone

Panning adalah memotret dengan menggerakkan kamera searah dengan arah gerakan obyek yang ingin dibidik sehingga obyek akan tampak fokus sementara background tampak kabur.
teknik panning itu sangat mudah karena tidak menggunakan lensa tambahan atau aplikasi tambahan tapi dibutuhkan timing yang tepat saat pengambilan foto

Caranya  :
  1. Jangan gunakan tripod, untuk mengikuti arah gerakan obyek kamera harus bisa bergerak luwes
  2. Cari obyek bergerak yang akan dipanning (tips: pilihlah background yang berwarna-warni untuk panning sehingga hasil blur dari background makin menarik)
  3. Arahkan kamera mengikuti obyek yang bergerak dan touch fokus untuk mengambil fokus.
  4. Usahakan tangan bergerak selembut mungkin, gerakan yang mendadak bisa mengakibatkan hasil foto yang tidak menarik
  5. Saat tangan kita sudah ‘seirama’ dengan gerakan obyek, pencet tombol shutter
  6. Makin banyak berlatih, tangan dan mata kita akan semakin terasah!                                 
Berikut hasil teknik panning degan kamera handphone samsung Galaxy Ace


panning sore hari
panning sore hari2
panning sore hari3

Tips Membuat Lensa Tele Jadi Multifungsi


Membuat Lensa Tele jadi Multifungsi


Selamat siang sobat setia Photography Gadget Indonesia blog inget yah bukan setia band....yang lagi pada makan siang dan yang lagi bengong :D wehehehehehe daripada bengong ga jelas mending baca artikel baru gue biar menambah wawasan dan pengetahuan.
kali ini gue mau sharing hasil percobaan nihh khususnya buat pecinta fotografi ponsel . Pertamanya iseng-iseng sih tapi ternyata bisa juga menjadikan lensa tele zoom ( 8x zoom ) jadi lensa makro dengan jarak ke objek 8-10cm dan bisa atur fokus juga......amazing sekali bukan sob. 
langsung aja tanpa basa-basi , berikut yang diperlukan :
  • teropong
  • lensa tele 8x zoom
- cara menggabungkannya bongkar teropong seperti pada gambar pertama diatas sampe semuanya mudah dibuka 
- selanjutnya gabungkan lensa bagian depan yang ada pada teropong contohnya seperti gambar disamping ini pada bagian depan lensa tele
- selesai dan lensa tele siap digunakan untuk memotret objek kecil/makro










 Berikut hasil jepretan nya :
telezoom + lensa bongkaran

telezoom + lensa bongkaran

telezoom + lensa bongkaran

telezoom + lensa bongkaran
gimana ?? keren kannnnnn jadi meminimalisir duit buat beli lensa makro juga
sekian dulu nih guys ,,, semoga bermanfaat yeahhhhh ^_^
salam jepret

Memahami Tenik Zooming Dengan Kamera Handphone

Tenik Zooming Dengan Kamera Handphone

Gutten morgen :D ketemu lagi di blognya orang cakep ... hahaha ( narsis niyeeeeee ) 
kali ini masih tentang fotografi ponsel yang sekarang sudah menjadi trend di social media dan di dunia juga kayaknya . fotografi sudah menjadi hobi baru gue sekarang dan semenjak itu kemana-mana pasti selalu membawa handphone karena tidak mau kehilangan momen sedikitpun , jadi selalu ada saja yang dipotret untuk di upload ke grup fotografi,socmed  dan juga sebagai koleksi .

Teknik nya yaitu zooming photography , seperti teknik panning yang  sudah pernah saya posting sebelumnya . Teknik ini memerlukan kecepatan karena kalo lambat hasilnya kurang maksimal.
untuk lebih jelasnya ikuti langkah-berikut :

  • Buka aplikasi kamera kamu ( kalo disini gue memakai camera zoom fx.apk )
  • Touch focus pada objek yang akan kamu zooming
  • Tekan shutter dan langsung kita mundurkan lurus secara vertikal dengan secepat mungkin
memang cukup sulit untuk mendapatkan fokusnya perlu beberapa kali percobaan sampai kita tau timing yang pas saat mundurkan handphone kita . So ... jangan pantang menyerah untuk menghasilkan suatu karya yang bagus dan disukai banyak orang . 
selamat mencoba guys  ^_^

Tips Membuat Lensa Makro Untuk Handphone Dari Kamera Bekas (Lensbong)

MEMBUAT LENSA MAKRO UNTUK HP DARI KAMERA BEKAS

fotografi makro itu menyenangkan sekali karena kita bisa melihat objek-objek kecil dengan detail agar terlihat besar, seperti memotret dengan kamera DSLR !!! nahhh ,,, tapi hanya bermodalkan handphone ?? walopun sebagian handphone sudah dilengkapi fiture macro mode tapi tidak begitu efektif ketika kita ingin memotret objek yang ukuran nya sangat kecil seperti semut & kumbang, dengan lensa tambahan, jadi solusi untuk memotret makro dengan handphone, memang sudah banyak yang menjual lensa makro dipasaran tapi kita harus membeli dengan harga yang lumayan mahal. sementara itu kita ingin bermakro tapi hanya bermodalkan kamera HP, ini bukan menjadi halangan  untuk berkreasi. hanya sekedar ingin berbagi pengalaman tentang pembuatan lensa makro tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal tapi hasilnya memuaskan !!
Peralatan yg dibutuhkan :
- kamera bekas, diusahakan yg bermerek/terkenal karena lensa nya lebih bagus biasanya
- Doubletip/perekat & gunting
- Obeng untuk bongkar kamera nya
kamera jadul/bekas

gunting
lensa makro bongkaran
contoh lensa makro bongkaran

 
 
Langkah pengerjaan :
1. bongkar kamera bekas nya sampai lensa yg didalemnya bisa dilepas
2. lepas/copot lensa yg bulet pinggirnya hitam , biasanya ada ditengah2 (seperti yg ada pada gambar
3. tempelkan perekat dibagian sisi lensa nya
4. Selesai , lensa makro handmade siap dipakai tinggal ditempelkan ke kamera HP
Sekian tips dari saya , maap kalo belepotan kata" nya

jika ada yg kurang jelas atau ingin ditanyakan ,,, komen ajaaa yahhh
dibawah ini ada beberapa hasil foto dari kamera HP + lensa makro bongkaran

hasil jepretan galaxy fit + lensa makro bongkaran
Galaxy Ace + macro lense handmade

Galaxy Fit + Lensa makro bongkaran

Memahami Teknik Fotografi Menggunakan ‘BULB’

Teknik Fotografi Menggunakan ‘BULB’

Teknik fotografi Bulb adalah teknik dengan menggunakan speed selambat mungkin. Hasil dari speed yang lambat inilah akan menghasilkan lintasan cahaya. Teknik ini sudah banyak dikembangkan, sehingga memunculkan banyak seni melukis dengan menggunakan cahaya. Bentuk yang dihasilkannya pun akan beragam, tergantung kemana cahaya tersebut melintas.
bahan blog 3 tes
Untuk mendapatkan gambar dengan teknik ini tidak sulit. Hal yang terpenting adalah menjaga agar kamera tidak bergetar sedikitpun, maka sangat disarankan untuk menggunakan tripod, atau jika tidak ada kita bisa meletakan kamera di tempat yang datar untuk menggantikan fungsi tripod. Sedikit saja ada getaran (biasanya dari tangan) maka akan membuat gambar tidak jelas atau blur.
bahan blog
Berikut adalah sedikit tips dan teknik dalam menggunakan teknik bulb :
1. Persiapkan kamera. Gunakan lah kamera yang bisa diatur speednya. Biasanya teknik ini banyak digunakan dengan mengguankan kamera DSLR.
2. Persiapkan tripod sebagai penyangga kamera agar tidak ada getaran ketika hendak mengambil gambar.
3. Sebelum mengambil gambar, ubar settingan speed kamera. Gunakanlah speed lebih dari 3 detik atau kita bisa menggunakan BULB (lama pengambilan cahaya bisa ditekan sesuai dengan keinginan kita)
4. Setting diafragma ke bukaan f9 atau lebih.
5. Bisa juga menggunakan aksesoris tambahan seperti Shutter Release. Harganya sekitar 100-300 ribuan.
6. Jika tidak ingin ada getaran dari tangan, kita bisa menggunakan timer, tekan lalu diamkan.
7. Biasanya bulb dilakukan pada malam hari untuk mendapatkan efek lampu lebih maksimal. Atau jika ingin uji coba bisa dilakukan dikamar dengan keadaan gelap.
8. Jika ingin memotret lintasan jalan raya sebaiknya pilihlah waktu dimana masih banyak kendaraan lewat.
9. Kita bisa melukis nama, atau bentuk dengan cahaya seperti senter, kembang api, atau lampu kecil.
10. Terus mencoba sampai gambar yang anda inginkan bisa diperoleh!

Tips Membeli Kamera DSLR Bekas

Tips Membeli Kamera DSLR Bekas

Tips Fotografi - Meskipun model-model kamera keluaran baru disertai dengan teknologi termutakhir serta spesifikasi yang impresif, tetapi mereka tentu terkadang memiliki harga yang berada diluar jangkauan kita. Jika kondisi tersebut menjadi permasalahan Sobat, jangan merasa frustasi terlebih dahulu. Para Fotografer tidak sedikit yang melakukan upgrade ke kamera keluaran baru dan menjual kamera lama mereka. Hal ini bisa menjadi peluang Sobat InFotografi untuk memiliki kamera second keluaran beberapa tahun yang lalu.
Membeli perangkat foto 'second' tentu menuntut ketelitian tersendiri, jadi Sobat harus memastikan agar mendapatkan kamera yang masih prima dan buka kamera dengan banyak kerusakan di sana-sini. Langkah pertama yang bisa Sobat lakukan adalah pastikan kalian membeli dari sumber yang tepercaya. Telusuri dan periksa review penjual jika Sobat membelinya secara online, pastikan seller adalah penjual yang bisa dipercaya. Sobat juga bisa membeli kamera 2nd dari website atau toko lokal yang memberikan garansi penggunaan.

Ada beberapa hal penting yang harus Sobat perhatikan saat membeli kamera second-hand untuk memastikan kondisi kamera memang cocok dengan apa yang Sobat bayarkan. Mintalah preview kamera sebelum kalian membayarnya, tetapi jika Sobat membeli secara online, maka mau tidak mau sobat harus benar-benar percaya terhadap si penjual kamera tersebut. Tetapi ingat! ajukan pertanyaan jika dirasa perlu. Pastikan tidak ada aksesoris penting kamera yang hilang seperti: lens cap, baterai, charger, dan kemudian lakukan pemeriksaan kamera sebagai berikut:

1. Periksa dead pixel
Ambil beberapa gambar! Jika sobat menemukan beberapa area terlihat tidak bewarna maka kemungkinan terdapat dead pixel. Pindah foto tersebut ke komputer PC atau notebook untuk memeriksa apakah dead pixel hanya pada layar LCD dan tidak berdampak pada foto atau malah dead pixel ada di bagian sensor kamera.

2. Periksa debu pada sensor
Jika sobat membali kamera CSC atau DSLR, maka lihatlah bagian sensor dengan cara melepas lensa atau body cap. Periksa dan lihat apakah sensor dalam keadaan bersih! perhatikan apakah terdapat partikel-partikel debu. Jika sobat tidak bisa melihat bagian sensor, maka coba ambil satu foto (langit), lihatlah apakah ada semacam noda tercetak pada foto tersebut.

3. Periksa jumlah shutter count
Periksa sudah berapa banyak tombol shutter telah dilepaskan. Sobat bisa melakukannya dengan mengambil foto dan menguploadnya ke website: www.myshuttercount.com

4. Periksa mounting lensa
Jika Sobat membeli kamera yang bisa berganti lensa, maka pastikan bagian mounting (uliran) tempat lensa tidak ada cacat atau kerusakan. Sebagai tambahan Sobat juga bisa memeriksa apakah mounting kamera tersebut komptibel atau cocok dengan lensa-lensa yang sudah kalian miliki, jika tidak cocok maka Sobat perlu membeli lensa lagi yang kompatibel.

5. Lakukan pengujian autofokus
Ambil satu foto untuk melihat seberapa cepat kamera melakukan fokus, kemudian fokuskan ke titik tertentu menggunakan single AF dan zoom untuk melihat ketajaman hasilnya. Lakukan pengujian juga pada continuous AF dengan memotret subyek yang begerak dan lihat hasilnya.

5. Telusuri kerusakan body kamera.
Kerusakan bagian luar juga bisa berarti kerusakan bagian dalam kamera, jadi waspadai jika terdapat cacat fisik. Periksa juga semua tombol dan dial berfungsi dengan semestinya. Pastikan juga flash bekerja dengan baik.

6. Lihat hotshoe
Hotshoe adalah logam kecil yang bisa Sobat temukan di bagian atas kamera. Jika sobat membeli kamera yang memiliki hotshoe maka periksa dan pastikan berfungsi dengan baik. Periksa menggunakan aksesoris fotografi yang menggunakan hotshoe seperti flash external untuk lebih memastikan.

7. Periksa ruang baterai dan slot kartu memori.
Buka tempat atau slot baterai serta kartu memori dan periksa apakah ada kerusakan. Slot baterai bisa Sobat temui di bagian bawah kamera, dan slot kamera kebanyakan berada di bagian sisi atau samping. Lihat dan periksa apakah ada pin yang bengkok maupun kotoran, alangkah baiknya sobat bisa memeriksa dengan mencoba langsung baterai atau kartu memori. Jika Sobat sudah memiliki kartu memori sebalumnya, maka pastikan cocok untuk kamera yang akan kalian beli, karena beberapa model hanya bisa menggunakan kartu microsd dan tidak kompatibel dengan varian SDXC yang memiliki kapastias besar.

8. Happy Hunting!! :)